Wednesday, October 24, 2012

Ini 10 Aksi Fenomenal Dahlan Iskan Setahun Jadi Menteri BUMN

Rabu, 24/10/2012 13:35 WIB
Ini 10 Aksi Fenomenal Dahlan Iskan Setahun Jadi Menteri BUMN
Feby Dwi Sutianto - detikfinance

Jakarta - Dahlan Iskan sudah menjabat posisi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selama satu tahun. Dalam jangka waktu tersebut, sudah banyak aksi Dahlan yang fenomenal dan membuat heboh tanah air. Apa saja?

Selama 1 tahun memimpin 141 perusahaan plat merah, Dahlan dikenal fenomenal dan sering melakukan aksi yang penuh kejutan. Seperti dikutip detikFinance dari berbagai sumber, Rabu (24/10/2012), ini beberapa aksi fenomenal yang pernah dilakukan Dahlan.

Klik tautan di bawah ini untuk melihat 5 aksi fenomenalnya yang pertama.

1. Jadi Sopir Wakil Menteri BUMN

Ini ia lakukan sebagai resep agar bisa menjalin hubungan yang harmonis dengan Wakil Menteri BUMN Mahmudin Yasin. Ia juga menciptakan model komunikasi moderen dengan para pejabat eselon I di lingkungannya.

Dahlan mengaku sebelum dilantik sebagai menteri BUMN tidak mengetahui siapa yang akan menjadi wakilnya. Pertemuan pertama Dahlan dengan Yasin adalah saat pelantikannya 19 Oktober 2011 lalu. Dahlan pun mencoba akrab dengan Yasin dengan mengajaknya mengendarai mobil bersama dari kantor presiden ke kementerian BUMN.

2. Naik Kereta Demi Rapat di Istana Bogor

Dahlan melakukannya demi memenuhi janjinya menggunakan KRL Commuter Line untuk melihat langsung perubahan fasilitas kereta api Jakarta-Bogor. Aksinya ini bersamaan ketika ia bermaksud ke Istana Bogor guna menghadiri rapat kabinet.

Layaknya penumpang biasa, Dahlan memilih memutar di sekitar lokasi, tidak ada satu pun ajudan yang ada di sampingnya. Dahlan ingin tahu perubahan-perubahan yang sudah dilakukan PT KAI. "Kita jangan cuma ngomel-ngomel, tapi nggak pernah nggak naik. Saya juga termasuk yang memang pencinta kereta," jelasnya.

Lewat aksinya itu ia nyaris telat rapat di Istana Bogor hingga harus menyewa ojek, dan harus berlari-lari kecil karena khawatir terlambat.

3. Memprakarsai Rapat Via BBM

Selalu ada terobosan yang dilakukan Dahlan, salah satunya pemanfaatan BlackBerry Messanger (BBM).

Dahlan memprakarsai rapat diantara direksi BUMN menggunakan BBM dan membentuk grup BBM untuk perusahaan plat merah yang memiliki kesamaan industri seperi BUMN kontruksi atau BUMN perbankan.

Dahlan beralasan, rapat menggunakan BBM bisa membantu sharing informasi dengan cepat tanpa harus bertatap muka secara langsung.

4. Hentikan Suntikan Modal Ke BUMN Dhuafa

Dahlan membuat kebijakan strategis. Menteri BUMN ini, menghantikan suntikan bantuan permodalan melalui penyertaan modal negara (PMN) diantaranya kepada PT Kertas Leces, PT Merpati Nusantara Airlines dan PT IKI.

Dahlan beralasan, BUMN tersebut terlalu sering disuntik permodalan namun hasilnya justru tak tampak pada perubahan kinerja perusahaan. Ia pun mengganti jajaran direksi perusahaan pelat merah yang sakit atau BUMN Dhuafa. Saat ini tampak terjadi perbaikan kinerja korporasi tanpa harus tergantung pada suntikan permodalan dari negara.

5. Bersih-Bersih Toilet Bandara

Dahlan pernah dibuat kesal ketika berada di terminal 2 Bandara International Soekarno Hatta. Dahlan dibuat kesal pada kebersihan lantai dan toilet bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura II ini. Dahlan kemudian tanpa dikomando langsung membersihkan lantai dan toilet tersebut tanpa dibantu petugas bandara.

6. Tidur Di Rumah Petani Miskin

Tidur di hotel berbitang selalu menjadi fasilitas pendukung pejabat negara ketika melakukan kunjungan kerja di daerah. Namun, pada beberapa kesempatan, Dahlan tinggal di rumah warga miskin. Salah satunya saat kunjungan ke Yogyakarta, Dahlan tidur beralaskan tikar di rumah petani miskin.

Mantan Bos Jawa Pos ini beralasan, dirinya bisa berdialog lebih dekat dengan para masyarakat berpenghasilan rendah sehingga bisa menyusun program pangan yang dijalankan oleh BUMN pangan.

7. Membuka Pintu Tol Secara Gratis.

Aksi fenomenal tidak lepas dari sosok Menteri BUMN Dahlan Iskan. Salah satunya membuka pintu tol secara gratis karena melihat kemacetan panjang di salah satu pintu tol di bilangan Semanggi, Jakarta. Bahkan, saking kesalnya saat itu, karena ada gardu tol yang tidak dijaga, Dahlan melempar kursi keluar gardu tol yang belum ada petugasnya.

Aksi Dahlan ini berlangsung sebanyak tiga kali, namun pernah salah sasaran satu kali karena dirinya salah membuka pintu jalan tol yang dikiranya dikelola oleh perusahaan plat merah, PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

8. Memfasilitasi Mobil Listrik

Dahlan salah satu tokoh di Indonesia yang konsisten dan mau terlibat dalam pengembangan mobil listrik nasional. Pertama kali Dahlan memperkenalkan dan menunggangi mobil listrik jenis city car karya Dasep Ahmadi yang dibuat di Depok, Jawa Barat.

Bahkan mobil listrik ini sering dipakai dan bahkan dikendarainya langsung untuk mendukung aktivitas sebagai seorang Menteri BUMN. Dukungannya terhadap mobil listrik tidak berhenti di sana, ia juga siap menunggangi dan mempromosikan mobil listrik kelas premium atau mobil listrik sejenis ferari karya Danet Suryatama.

Baru-baru ini juga, Dahlan memperkenal prototype angkot listrik yang dibuat di Surabaya, Jawa Timur.

Selain itu, Dahlan melibatkan PT Pindad untuk terlibat dalam pembuatan komponen mesin mobil listrik.

9. Membentuk Dream Tim Bos BUMN

Menteri BUMN berkomitmen meningkatkan atau membenahi kinerja perusahaan plat merah. Solusinya, ia membuat konsep dream team atau tim impian di jajaran direksi BUMN.

Direktur Utama, diberi wewenang oleh Dahlan untuk secara bebas menentukan dan mengajukan nama yang tepat membantunya di jajaran direksi sehingga bisa bersinergi membangun perusahaan.

Namun karena konsep ini, Dahlan menuai hujanan kritik dari parlemen di Senayan seperti penunjukkan beberapa direksi PT Pertamina yang tanpa melalui proses Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin oleh Wakil Presiden. Bahkan direksi juga diberi kewenangan seluas-luasnya dalam melakukan aksi korporasi.

10. Naik KRL dan Kereta Ekonomi

Menggunakan fasilitas kelas satu tampaknya bukan gaya Dahlan. Saat menghadiri beberapa acara bahkan acara kenegaraan, Dahlan pernah menggunakan KRL dan kereta api kelas ekonomi.

Mantan Dirut PLN ini pun bisa mengetahui pelayanan yang dilakukan perusahaan plat merah, PT Kereta Api Indonesia.

No comments:

Post a Comment