Wednesday, October 20, 2004

Hotel Mulia ala Nurwahid

20 Oktober 2004,
Hotel Mulia ala Nurwahid
Catatan Dahlan Iskan

Saya sering berada di Hotel Mulia Senayan, terutama untuk janjian dengan tamu. Letaknya strategis sehingga mudah dijangkau dari mana saja. Juga tidak terlalu jauh (untuk ukuran Jakarta) dari kantor Jawa Pos Jakarta. Kalau mau ke bandara atau datang dari bandara, juga mudah aksesnya ke jalan tol.

Thursday, September 23, 2004

Right Man in the Right Apa

23 September 2004
Right Man in the Right Apa?
Catatan Dahlan Iskan

SETELAH era Presiden Soeharto, menurut humor politik, kita punya tiga jenis presiden. Misalnya Prof Habibie. Orangnya hebat, langkah-langkahnya jitu. Dia bebaskan pers. Dia hapus istilah pri-nonpri. Dia bikin demokrasi lebih baik. Dia restrukturisasi utang konglomerat agar ekonomi segera jalan. Dia bikin nilai satu dolar AS dari Rp 15.000 menjadi tinggal Rp 6.500.

Saturday, April 10, 2004

Kerja Konkret Lewat Forum Kecil Antardaerah

10 April 2004
Kerja Konkret Lewat Forum Kecil Antardaerah
Bercermin Ke Tarakan Dan Singkawang : Giatnya Daerah Untuk Membangun (3-Habis)

”Kegilaan” bupati dan wali kota bakal sia-sia bila birokrasi ”atasan” egois. Catatan terakhir CEO Jawa Pos Dahlan Iskan ini juga membeberkan bagaimana forum informal antarkabupaten atau kota yang berdekatan bisa makin memfokuskan problem yang saling terkait.

Friday, April 9, 2004

Bandara Singkawang, Biar Hanya 1.200 Meter

9 April 2004
Bandara Singkawang, Biar Hanya 1.200 Meter
Bercermin Ke Tarakan Dan Singkawang : Giatnya Daerah Untuk Membangun (2)

DALAM bahasa Mandarin Singkawang disebut Shankouyang (gunung, muara, samudra). Dari nama itu nasib Singkawang mestinya sangat baik. Bersandar gunung, memandang muara dan samudra. Mana ada yang bisa lebih baik dari posisi seperti itu. Namun kenyataan berbicara lain. Dari tahun ke tahun Singkawang semakin jauh tertinggal. Tentu bukan salah gunung, muara dan samudra. Ini sepenuhnya salah manusianya. Kebijaksanaan pembangunan yang memusat memang telah membuat kota seperti Singkawang akan cenderung terabaikan.

Thursday, April 8, 2004

Sesuatu yang Mustahil Terjadi di Era Pra Otomomi Daerah

8 April 2004
Sesuatu yang Mustahil Terjadi di Era Pra Otomomi Daerah
Bercermin ke Tarakan dan Singkawang: Giatnya Daerah untuk Membangun (1)

CEO Jawa Pos Group, Dahlan Iskan, juga rajin berkunjung ke berbagai daerah di Tanah Air, termasuk ke daerah-daerah yang jauh seperti Tarakan dan Singkawang. Berikut catatannya mengenai keinginan maju dua daerah tersebut.

Tuesday, March 30, 2004

Ubah Rel KA Menjadi Jalan Tol

30 Maret 2004
Ubah Rel KA Menjadi Jalan Tol
Catatan: Dahlan Iskan
 
Pertengahan bulan ini, CEO Jawa Pos Group Dahlan Iskan, kembali berada di Tiongkok. Kali ini ke propinsi paling utara yang amat dingin. Berikut catatan ringannya.

SAYA memang suka mengendarai mobil dengan cepat, namun supir yang membawa saya di jalan tol antara Changchun-Jilin-Harbin ini jauh lebih berani. Ia hampir selalu memacu kendaraannya 180 km/jam. Saya yang duduk di belakang supir, selalu melirik ke speedometer. Tentu dengan doa mudah-mudahan si supir tidak menaikkan jarum itu ke angka 200 km/jam. Memang, saya juga sering carter mobil untuk perjalanan Makkah-Madinah yang jalannya amat lebar, sepi dan mulus itu. Namun di perjalanan sejauh 450 Km ini supir umumnya juga hanya lari maksimum 160 Km/jam.

Wednesday, January 21, 2004

Mereka (Memang) Lain dari yang Lain

Rabu, 21 Januari 2004
Tak Punya HP
Mereka (Memang) Lain dari yang Lain
Oleh: Sudarmadi, Majalah SWA

Akibatnya, pernah dua tahun lalu (2002), Dahlan kebingungan mencari pakaian resmi. Gara-gara terpilih menjadi duta Indonesia dalam pemilihan wirausahawan sedunia di Prancis, ia harus menyiapkan pakaian resmi lengkap (jas, dasi dan sepatu tertutup).